Kelompok Konstituen di Aikmel Timur dan Aikmel Utara Diperkuat

Lombok Research Center (LRC) memperkuat peran kelompok konstituen di dua desa binaan Program INKLUSI–Yayasan BaKTI di Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, melalui diskusi kampung yang digelar pada 20–21 Februari 2026. Penguatan dilakukan untuk mendorong partisipasi warga dan memastikan pembangunan desa berjalan lebih inklusif.
 
Diskusi pertama berlangsung di Desa Aikmel Timur pada Jumat (20/2/2026). Forum tersebut dihadiri pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan. Agenda difokuskan pada penguatan Kelompok Konstituen (KK) “Kokok Tanggek”, yang beranggotakan perempuan, kelompok rentan, anak muda, dan unsur pemerintah desa.
 
Dalam diskusi itu, Tim Program INKLUSI bersama warga membahas tantangan dan langkah strategis untuk mengoptimalkan fungsi kelompok sebagai basis data, pusat edukasi dan informasi, pendampingan masyarakat, serta advokasi kebijakan di tingkat desa.
 
Kelompok Konstituen Kokok Tanggek diharapkan mampu menghimpun dan mengelola data kebutuhan serta aspirasi warga sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan desa. Selain itu, kelompok juga didorong aktif menyebarluaskan informasi program desa dan memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk memperkuat pendampingan bagi kelompok rentan agar dapat mengakses layanan publik secara lebih merata.
 
Sehari berselang, Sabtu (21/2/2026), diskusi kampung digelar di Desa Aikmel Utara. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pembaruan kepengurusan Kelompok Konstituen Saling Tulung untuk periode 2026.

Penyerahan Surat Keputusan Kepala Desa tentang pengesahan pengurus kelompok konstituen Desa Aikmel Utara

Kelompok yang melibatkan unsur pemuda dan pemerintah desa tersebut selama ini dinilai berkontribusi dalam mendukung keterbukaan informasi program desa dan meningkatkan partisipasi warga. Meski demikian, masih diperlukan penguatan dalam aspek pencatatan dan pelaporan, terutama terkait pendampingan perlindungan sosial, penanganan kekerasan, dan advokasi kebijakan.
 
Koordinator Program INKLUSI-LRC, Baiq Titis Yulianty, mengatakan, pergantian kepengurusan merupakan bagian dari dinamika organisasi di tingkat desa.
 
“Perubahan kepengurusan menunjukkan bahwa kelompok konstituen sebagai komunitas di tingkat desa bergerak secara dinamis,” ujarnya.
 
Menurut dia, proses penguatan kelompok dilakukan secara demokratis dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
 
Ketua Kelompok Konstituen Saling Tulung terpilih, Irwan Rosidi, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kinerja organisasi dalam mendukung implementasi Program INKLUSI fase kedua di Desa Aikmel Utara.
 
“Dengan pengurus baru, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, seperti dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program desa,” kata Irwan.
 
Secara keseluruhan, penguatan kelompok konstituen di Aikmel Timur dan Aikmel Utara diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program desa, memperluas akses ekonomi masyarakat, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan pemangku kepentingan lainnya.
 
Dalam jangka panjang, keberadaan kelompok konstituen tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat desa yang lebih mandiri, berdaya, dan aktif terlibat dalam pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *