Headlines

LKKS NTB Turun Langsung Menyapa 155 KK Korban Banjir di Desa Pijot, Lombok Timur

Rabu sore, 25 Februari 2026, tim Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) turun langsung menyapa masyarakat korban banjir di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata LKKS NTB terhadap warga yang terdampak bencana banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian LKKS NTB, Haji Andi Purna Hendri, didampingi Sekretaris serta sejumlah anggota pengurus LKKS NTB. Meskipun hujan masih turun saat rombongan tiba di lokasi, hal itu tidak menyurutkan langkah tim LKKS NTB untuk menemui langsung para warga yang terdampak.
 
Dalam keterangannya di sela kegiatan, Haji Andi menyampaikan bahwa kehadiran LKKS NTB di Desa Pijot merupakan perintah langsung Ketua Umum LKKS NTB agar organisasi hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
 
“Kehadiran kami hari ini merupakan perintah langsung Ketua Umum untuk hadir di tengah-tengah masyarakat korban banjir. Ini adalah wujud tanggung jawab sosial LKKS NTB untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi bencana,” ungkap Haji Andi.
 
Ia menjelaskan bahwa sejak malam sebelumnya, LKKS NTB telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait guna menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan masyarakat. Kebutuhan mendesak yang menjadi prioritas utama meliputi tenda darurat, makanan, serta selimut bagi warga yang rumahnya terendam banjir.
 
Berdasarkan data sementara, sebanyak 155 kepala keluarga (KK) di Desa Pijot terdampak langsung oleh banjir. Sejumlah rumah warga terendam air, akses jalan terganggu, serta aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh sementara. Kondisi tersebut membuat sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
 
Kehadiran LKKS NTB di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendorong penanganan bencana secara terpadu dan cepat. Dalam kegiatan tersebut, LKKS NTB melakukan koordinasi lintas sektor dengan sejumlah instansi strategis guna memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi, terutama terkait hunian sementara dan bantuan pangan.
 
Adapun instansi yang terlibat dalam koordinasi tersebut antara lain BPBD NTB dan Polres Lombok Timur untuk penyediaan tenda darurat bagi warga yang terdampak banjir.
 
“Penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu dan cepat agar masyarakat tidak terlalu lama berada dalam kondisi darurat. Bantuan tenda ini sangat penting agar warga memiliki tempat berlindung sementara yang aman dan layak, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” ujar Haji Andi.

Tim dari LKKS NTB, menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Rabu (25/2/2026), di tengah hujan yang masih mengguyur lokasi.

Selain bantuan hunian sementara, LKKS NTB juga menjalin kerja sama dengan BAZNAS NTB serta Bank NTB Syariah untuk penyaluran bantuan sembako kepada para korban banjir. Bantuan tersebut meliputi beras, minyak goreng, mie instan, gula, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga dalam masa tanggap darurat.
 
Warga Desa Pijot menyambut baik kehadiran LKKS NTB dan rombongan. Salah seorang warga korban banjir mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia menceritakan bahwa banjir datang secara tiba-tiba sehingga banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang penting dari dalam rumah.
 
“Air masuk cukup cepat, kami hanya sempat menyelamatkan anak-anak. Bantuan ini sangat membantu kami untuk bertahan beberapa hari ke depan,” tuturnya.
 
Hingga saat ini, aparat desa bersama tim gabungan masih terus melakukan pendataan lanjutan terhadap jumlah rumah yang rusak serta kebutuhan mendesak masyarakat. Proses pendataan ini penting sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, termasuk rencana pemulihan pascabencana.
 
LKKS NTB menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas sosial dan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran langsung di lokasi diharapkan dapat memberikan semangat serta rasa aman bagi warga yang tengah menghadapi situasi sulit.
 
Ke depan, LKKS NTB berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta lembaga sosial dan perbankan dalam upaya pemulihan pascabencana. Melalui kerja sama yang solid antara LKKS NTB, BPBD, Polres, BAZNAS, dan Bank NTB Syariah, diharapkan penanganan korban banjir di Desa Pijot dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *