Puluhan Masyarakat Desa Lando Antusias Ikuti Pembentukan Kelompok Konstituen

Lombok Research Center (LRC) fasilitasi kegiatan Sosialisasi Program INKLUSI dan Pembentukan Kelompok Konstituen Desa Lando, Selasa, 10 Februari 2026 di Aula Ponpes Al-Masyath Lando. Acara tersebut dihadiri oleh kepala desa dan staf, kepala wilayah, kader, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya sejumlah 30 orang. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di desa.
 
Direktur Lombok Research Center, Suherman dalam sambutannya menyampaikan bahwa fokus LRC dan Program INKLUSI pada peningkatan kapasitas masyarakat, meningkatkan kemampuan advokasi masyarakat, pencegahan kekerasan serta perlindungan terhadap kelompok rentan (perempuan, anak, lansia dan disabilitas). Untuk itu, ia berharap agar pemerintah desa dan masyarakat dapat bekerja sama dalam implementasi Program INKLUSI ke depannya.
 
Ia menambahkan, meskipun fokus Program INKLUSI pada pencegahan perkawinan dan pencegahan kekerasan, program ini juga menyasar agar kelompok masyarakat dapat mandiri secara ekonomi, melalui peningkatan kapasitas dan mendekatkan kelompok UMKM kepada akses permodalan.
 
“Pemberdayaan ekonomi keluarga ini juga sudah menjadi fokus Program INKLUSI selama dua tahun terakhir, sehingga ke depan kami juga akan memfasilitasi pelatihan-pelatihan ekonomi untuk UMKM di Desa Lando,” jelasnya.
 
Pemerintah desa juga mengapresiasi atas terpilihnya Desa Lando sebagai lokasi implementasi Program INKLUSI. Kepala Desa Lando, H. Zaenal Hamdi, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembangunan masyarakat tak kalah penting dari pembangunan fisik, karena merupakan investasi jangka panjang yang tak ternilai harganya. Dengan meningkatnya kualitas sumber manusia akan menjadi kekuatan bagi desa itu sendiri.
 
“Perlu diketahui bahwa Program INKLUSI bukan memberikan bantuan secara materi (fisik), lebih dari itu teman-teman LRC akan memberikan ilmu yang akan meningkatkan kualitas SDM kita di desa,” ujarnya.
 
Setelah sosialisasi Program INKLUSI yang disampaikan oleh Direktur LRC dan Tim Program INKLUSI-LRC, acara dilanjutkan dengan pembentukan kelompok konstituen. Kelompok Konstituen ini adalah pelaksana Program INKLUSI di desa yang terdiri dari pemerintah desa maupun masyarakat sipil yang konsen pada pendampingan masyarakat.
 
Kelompok konstituen memiliki sejumlah fungsi utama, yakni menyediakan layanan berbasis komunitas (LBK) untuk pendampingan kasus kekerasan dan perlindungan sosial, pendataan berbasis komunitas, advokasi kebijakan inklusif, dan melakukan transfer pengetahuan/informasi.
 
Dalam pertemuan tersebut, terpilih 15 anggota inti kelompok konstituen yang terdiri dari enam laki-laki dan sembilan perempuan dari unsur pemerintah desa, kawil, kader, pelaku UMKM dan perempuan kepala keluarga. 15 anggota inti tersebut akan diberikan surat keputusan dari pemerintah desa dan memiliki strutur kepenguruan mulai dari:  ketua, sekretaris, bendahara, bagian pendataan, bagian pendamping kasus dan humas.
 
Salah satu kader Desa Lando, Rosida sangat antusias mengikuti sosialisasi tersebut, bahkan ia langsung menunjuk dirinya sebagai pendamping perlindungan sosial dalam kepenguruan kelompok konstituen. Ia juga merasa senang karena selalu dilibatkan oleh pemerintah desa dalam kegiatan sejumlah kegiatan masyarakat.
 
Menurutnya, kerja Program INKLUSI sejalan dengan yang sudah ia lakukan di desa, karena selama ini ia bekerja untuk mendekatkan pelayanan sosial kepada masyarakat. Dengan terlibatnya Rosida ke dalam kelompok konstituen, tidak hanya meningkatkan pengetahuan, informasi dan jejaring dalam melakukan kerja kemanusiaan, akan tetapi sekaligus memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat.
 
“Senang sekali Desa Lando terpilih menjadi lokasi implementasi Program INKLUSI, karena pasti ke depan akan banyak sekali ilmu yang akan kita dapatkan khususnya dalam meningkatkan akses layanan pemerintah ke masyarakat. Jadi, keberadaan kelompok konstituen ini bisa akan menjadi pemecah masalah di desa,” ungkapnya.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *